Sistem Ekonomi dan Kebijakan Fiskal Pada Masa Era Al-Khulafa Ar-Rasyidin - Khalifah Abu Bakar Siddiq | Jurnal Mahasiswa STAINIM Sidoarjo Yayasan Yatim Mandiri

Sistem Ekonomi dan Kebijakan Fiskal Pada Masa Era Al-Khulafa Ar-Rasyidin - Khalifah Abu Bakar Siddiq

Assalamu’alaikum dulur Sarjana123.com....

Gimana kabarnya ? Terima kasih ya sudah datang dan sudi mampir ke blog yang sederhana ini. Arek-arek Stainim Sidoarjo gimana kabarnya ?? Saya doakan semuanya dalam keadaan Sehat wal afiat dan semangat kuliah’e


Pada beberapa waktu lalu sahabat-sahabat kami telah mempresentasikan tentang kebijakan fiskal dalam Islam. Hasil presentasi nya sudah Sarjana123.com sudah kami buatkan beberapa artikelnya di blog sederhana ini. Kalau ada pertanyaan, jangan sungkan untuk komentar di bawah ya. Yuk lanjut....

Sistem Ekonomi dan Kebijakan Fiskal Pada Masa Era Al-Khulafa Ar-Rasyidin (1)

Pada masa kepemimpinan Rasulullah SAW, Madinah adalah sebuat kota yang baru saja terbentuk kemampuan daya mobilitasnya yang sangat rentan di bidang ekonomi.  Oleh karena itu Rasulullah SAW meletakkan dasar-dasar sistem keuangan yang yang sangat cerdas, signifikan, dan brilian  sehingga Islam pada masa itu berkembang dengan sangat pesat dalam jangka waktu yang relatif singkat.

Kebijakan fiskal yang diterapkan oleh Rasulullah SAW adalah jizyah yang dibebankan kepada orang-orang non muslim sebagai jaminan perlindungan jiwa, harta dan kebebasan. Selain itu, Beliau juga menerapkan sistem kharaj yang dibebankan juga kepada kaum non-muslim atas tanah hasil penaklukkan. Selanjutnya, Rasulullah SAW menerapkan ushr atau bea impor, wakaf, zakat fitrah, infaq, sedekah dan sebagainya. 

Tujuan dari kebijakan-kebijakan fiskal yang dilakukan oleh Rasulullah SAW adalah untuk meningkatkan kesejahterahkan masyarakat, supaya tidak terjadi ketimpangan antara yang kaya dan miskin. Pendapatan-pendapatan tersebut lalu dikumpul dan disimpan ke baitul maal kemudian didistribusikan untuk kepentingan kaum muslimin.

Setelah Rasulullah SAW wafat, Khalifah Abu Bakar Al-Shiddiq terpilih sebagai khalifah yang pertama. Khulafaur Rasyidin mempunyi peranan yang sangat penting dalam mempertahankan eksistensi umat islam khususnya kebijakan fiskal yang sudah lebih dahulu diterapkan oleh Rasululaah SAW. 

Sebagai kepala negara kedua setelah Rasulullah Muhammad SAW, Khalifah Abu Bakar Siddiq hanya sebentar saja dalam memimpin pemerintahan Khilafah Islam di Madinah, yakni selama 27 bulan, dimulai pada tahun 632 sampai 634 M. 

Khalifah Abu Bakar Siddiq untuk pertama kalinya mendirikan kantor Baitul Maal di Kota Madinah. Ketika menerapkan kebijakan anggaran keuangan, Khalifah Abu Bakar Siddiq telah mengikuti Rasulullah SAW dengan menerapkan sistem anggaran berimbang, dimana pengeluaran  dengan pendapatan di Baitul Maal haruslah sesuai dan seimbang. 

Karena pada saat itu tidak terdapat perencanaan anggaran yang berdasarkan ukuran waktu seperti perencanaan anggaran selama satu tahun, atau seperti perencanaan anggaran dalam perekonomian modern sekarang ini sehingga pada waktu itu harta yang telah terkumpul langsung dibagikan kepada pos-pos angggaran yang telah tertera jelas dalam Al-Quran.

Akibat kebijakan tersebut, ketika masa jabatan Khalifah Abu Bakar Siddiq berakhir, kas Baitul Maal kosong atau tidak terisi, dan ditambah lagi pada waktu itu pemerintahan sedang mengalami kendala dalam mengumpulkan harta negara.  Salah satu penyebabnya yakni perencanaan penerimaan negara yang tidak terealisir pada waktu itu akibat dari banyaknya para para wajib zakat, jizyah, dan kewajiban lain yang tidak mau membayar. 

Abu Bakar meninggal dunia pada usia 63 tahun

Wallahu A'lam Bishawab

Baca juga ya Mahasiswa Ekonomi Syariah Perlu Mengasah Soft Skill Untuk Mempersiapkan Dunia Kerja

Sumber : 
Skripsi, Muhammad Ma’ruf, Komparasi Fiskal Antara Ekonomi Moderen Dengan Ekonomi Islam, Tinjauan Teori dan Sistem. , Fakultas Ekonomi Univesitas Lampung 2004.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sistem Ekonomi dan Kebijakan Fiskal Pada Masa Era Al-Khulafa Ar-Rasyidin - Khalifah Abu Bakar Siddiq"

Post a Comment